Pengertian Rumus Percepatan Sentripetal

Pengertian Rumus Percepatan Sentripetal. Percepatan sentripetal merupakan kecepatan tangensial seberapa cepat, atau kecepatan di mana benda bergerak mengorbit, berubah. Ini mencakup baik besar dan arah perubahan kecepatan tangensial. Ketika sebuah benda bergerak dengan gerakan melingkar, akselerasi selalu mengarahkan langsung di pusat lingkaran. Ini memiliki besaran yang berhubungan dengan kecepatan sudut dan kecepatan objek.

Jika suatu benda bergerak dalam garis lurus, maka percepatannya menggambarkan seberapa cepat kecepatannya berubah. Jika suatu benda bergerak dalam lintasan melingkar, maka percepatan sentripetal menjelaskan seberapa cepat kecepatan tangensial yang berubah. Kecepatan tangensial adalah ukuran dari seberapa cepat benda tersebut mengubah arah, atau terjadi di sekitar lingkaran, serta kecepatan yang sebenarnya bahwa itu bergerak.

Percepatan sentripetal adalah vektor, yang berarti ia memiliki kedua besar dan arah. Arahnya selalu menunjuk ke dalam ke pusat lingkaran, karena ini adalah arah di mana benda berputar selalu mempercepat. Ini sering merupakan konsep membingungkan, karena obyek menjalani gerakan melingkar tidak muncul untuk mempercepat menuju pusat lingkaran. Ini karena, menurut hukum Newton, percepatan suatu benda yang selalu ke arah bersama gaya dimana aksi. Untuk objek bergerak dalam lingkaran, harus ada gaya yang berasal dari pusat lingkaran, jadi ini adalah arah percepatan.

Dalam matematika, besarnya, atau ukuran, dari percepatan melingkar sebanding dengan kecepatan benda dan kuadrat kecepatan sudutnya. Kecepatan sudut adalah tingkat di mana sudut benda tersebut berubah. Ini berarti percepatan sentripetal meningkat secara dramatis dengan meningkatnya kecepatan sudut.

as = ω2.r

Percepatan sentripetal berkaitan erat dengan gaya sentripetal. Menurut hukum Newton, gaya sentripetal sama dengan percepatan sentripetal dikalikan dengan massa benda. Dengan kata lain, gaya sentripetal adalah gaya total bekerja pada suatu benda yang menyebabkan untuk bergerak dalam lingkaran.

Fs = m.ω2.r

Contoh gerak melingkar adalah bulan yang mengorbit bumi. Ketika bulan mengorbit, berada di bawah gaya yang dihasilkan dari gravitasi bumi. Ini berarti itu terus “jatuh” ke bumi dan, oleh karena itu, memiliki akselerasi sentripetal mengarah ke pusat bumi, meskipun mempertahankan kecepatan yang cukup untuk tinggal di orbit melingkar.

Baca Juga Artikel Berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMA Kita © 2014