Contoh Rantai Makanan pada Bioma Taiga

Contoh Rantai Makanan pada Bioma Taiga - Rantai makanan merujuk kepada fenomena alam yang diamati dalam komunitas ekologi, dimana satu organisme yang dimakan oleh anggota lainnya yang berada tingkat trofik yang lebih tinggi (tingkat gizi). Seperti judul yang diberikan di atas, rantai makanan bioma Taiga merupakan aliran energi makanan dari satu organisme ke organisme berikutnya dalam bioma  Taiga. Bentuk tumbuhan dominan ini bioma terestrial adalah konifer, yang ditandai dengan daun hijau dan berbentuk kerucut berkanopi. Mari kita coba untuk memahami tentang rantai makanan di bioma taiga.

Rantai Makanan pada Bioma Taiga

Saling ketergantungan antara tumbuhan dan binatang di bioma taiga sangat menarik untuk dijadikan bahan belajar. Bioma taiga adalah yang terbesar dari semua bioma terestrial di bumi. Jadi, di mana bioma taiga berada? Hal ini terletak di wilayah paling utara di belahan bumi utara dekat lingkaran Kutub Utara, di mana musim dingin sangat dingin dan panjang, dan musim panas yang hangat dan singkat. Taiga juga dikenal sebagai hutan boreal. Tingkat trofik dalam rantai makanan bima taiga, mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi, dijelaskan di bawah ini.

taiga

www.geograph.org.uk

Produsen (Autotrof) Bioma Taiga

Semua tanaman hijau memiliki pigmen klorofil yang kemudian disebut produsen. Dikelompokkan dalam tingkat trofik pertama dalam rantai makanan, mereka menghasilkan nutrisi organik (glukosa) dengan memanfaatkan sumber anorganik (sinar matahari, air dan karbon dioksida) melalui fotosintesis. Banyak para produsen diidentifikasi dari bioma taiga, dan beberapa contoh umumnya termasuk pakis, lumut, pinus, cemara hitam, putih dan cemara balsam.

Konsumen Primer (Herbivora) Bioma Taiga

Organisme yang merupakan tingkat trofik kedua adalah herbivora, yaitu mereka yang makan tanaman hijau dan bagian-bagiannya (daun, akar, bunga dan buah-buahan) untuk mendapatkan energi. Dengan demikian, mereka adalah pemakan tumbuhan eksklusif. Contoh konsumen utama dalam rantai makanan dari bioma taiga adalah serangga, burung, tikus, tupai, tupai, landak, dan rusa kutub.

Konsumen Sekunder (Karnivora) Bioma Taiga

Karnivora adalah heterotrof dan mengkonsumsi herbivora untuk mendapatkan nutrisi mereka. Singkatnya, konsumen sekunder heterotrof yang mengandalkan organisme tingkat trofik kedua. Dengan demikian, konsumen sekunder adalah pemakan daging, yang termasuk ke dalam tingkat trofik ketiga dalam rantai makanan. Contoh umum konsumen menengah di rantai makanan bioma taiga adalah tarantula, kalajengking, ular, beberapa jenis kadal, sigung dan musang kutub.

Konsumen Tersier (Karnivora) Bioma Taiga

Tingkat trofik hewan ini terdiri dari karnivora, yang tergantung pada hewan heterotrof lainnya untuk makanan. Namun, perbedaan utama antara konsumen sekunder dan tersier adalah jenis makanan yang mereka makan. Ya, konsumen tersier memangsa konsumen sekunder, sehingga menempati tingkat trofik yang lebih tinggi dalam rantai makanan bioma taiga. Hewan yang jatuh dalam kelompok ini adalah kucing liar, elang, rubah dan serigala.

Dekomposer (saprotrof) Bioma Taiga

Organisme pembusuk atau saprotrof jatuh pada tingkat tropik terakhir. Meskipun mereka tidak umum dibicarakan dalam rantai makanan, peran organisme ini sangat penting untuk fungsi keseluruhan bioma taiga. Peran pokok yang mereka lakukan adalah, memecah bahan organik kompleks organisme mati, memberi makan pada mereka dan juga, membuat nutrisi yang tersedia untuk produsen. Contohnya adalah beberapa jamur dan spesies bakteri.

Contoh Rantai Makanan pada Bioma Taiga

Setelah melalui tingkat trofik dalam rantai makanan bioma taiga, kita akan menjadi lebih mudah untuk memahami jalur dimana energi makanan dilewatkan dari satu organisme ke yang berikutnya. Para omnivora (misalnya rakun dan beruang) tidak disebutkan secara jelas dalam tingkat gizi, tetapi mereka heterotrof dan termasuk konsumen sekunder. Sejumlah energi diubah menjadi biomassa, ketika akan ditransfer antara dua tingkat trofik berturut-turut.

Contoh 1

Tanaman → Rusa → Serigala

Contoh 2

Tanaman → Serangga → Tarantula → burung hantu

Contoh 3

Tanaman → Chipmunk → Ular → Elang

Contoh 4

Tanaman → Serangga → tupai → rubah → Kucing liar

Terlepas dari bioma, atau jenis komunitas ekologi, transfer energi dalam rantai makanan mengambil tempat dari tanaman autotrofik ke herbivora, yang kemudian dikonsumsi oleh hewan karnivora. Hal ini jelas bahwa heterotrof memakan banyak organisme, dan ada banyak predator untuk organisme tunggal. Jaringan interkoneksi rantai makanan ini dikenal sebagai jaringan makanan. Hal ini mirip dengan rantai makanan, kecuali bahwa transfer energi antara organisme yang multi arah, atau itu terjadi melalui cara yang berbeda.

Baca Juga Artikel Berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

SMA Kita © 2014